Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Setiap hari anak-anak datang membawa cerita, rasa ingin tahu, dan harapan. Mereka datang untuk bertemu dengan kita di sekolah. Oleh karena itu, cara kita menyapa, mendengarkan, dan memperlakukan setiap anak adalah bagian dari pendidikan.
Pakaian
Berpenampilan adalah ekspresi dari rasa hormat terhadap peran kita sebagai teladan. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, jauh sebelum mereka memahami apa yang kita ajarkan. Karena itu, setiap guru dan tenaga kependidikan membawa pesan melalui cara ia berpakaian: rapi, bersih, sopan, dan penuh adab.
| Hari | Seragam |
|---|---|
| Senin | Batik Coklat – jilbab coksu |
| Selasa | Batik hijau tosca – jilbab peach |
| Rabu | Dinas putih – jilbab krem |
| Kamis | Batik Putih logo – jilbab biru (baju ganti pramuka) |
| Jumat | Baju Hitam – jilbab terracotta (Gamis di minggu 1) |
| Sabtu | Batik bebas / kaos trial class |
- Sepatu hitam dan kaos kaki: rapi dan sopan
- Wajib memakai ID card dan name tag: sebagai bentuk tanggung jawab selama jam dinas
Jam Kerja
- Senin–Jumat: 07.00 – 15.15 WIB
- Sabtu: 07.30 – 12.00 WIB
- Presensi via fingerprint
- Kehadiran bukan hanya administratif, tapi ekspresi dari niat baik dan kesiapan untuk tumbuh bersama.
Piket
Waktu Piket
- Pagi: 06.30 – 07.15 WIB
- Sore: 14.15 – 16.00 WIB
Tugas
- Menyambut siswa dengan salam senyum dan membukakan pintu (kondisional)
- Membantu saat penjemputan (pengkondisian dan pemanggilan siswa)
- Selama piket berlangsung tidak duduk, proaktif mendekat ke orang tua
- Menjamin keselamatan dan kenyamanan anak-anak
- Berkomunikasi aktif dengan orang tua jika ada keterlambatan
Rapat
Jenis Rapat
- Wakasek & Kepala Sekolah: strategis, sesuai kebutuhan
- Koordinasi Umum: setiap awal bulan
- Rapat Perkembangan Akademik: Koordinator Kelas Bawah dan Kelas Atas melakukan rapat mandiri sesuai arahan Kepala Sekolah (sebulan sekali)
- Rapat Panitia: sesuai kegiatan
Tujuan
- Supervisi dan refleksi
- Sinergi lintas fungsi
- Kolaborasi berbasis kepercayaan, bukan kontrol
Jam Lembur
- Lembur bukan semata-mata kerja tambahan, tapi bentuk kesukarelaan untuk produktif
- Dikoordinasikan secara terbuka dan dihargai sebagai kontribusi bermakna
Izin
- Komunikasi cepat, jelas, dan saling memahami
- Ditulis pada buku tata tertib dan dikabarkan pada rekan tugas
Keterlambatan
- Informasikan pada HRD, kepala sekolah & tim kelas
- Tulis di buku keterlambatan
- Evaluasi & perbaikan adalah bagian dari growth mindset
Briefing Pagi (Teamtalk 07.10–07.15) dan Upacara Senin
- Berpakaian rapi, bersepatu, name tag dan ID card wajib
- Berkumpul dan berbaris sesuai arahan
- Bergiliran menjadi pembina, bagian dari leadership rotation
Fasilitas Sekolah
- Digunakan sesuai tujuan
- Dirawat bersama
- Laporkan jika rusak
Kepanitiaan
- Ketua ditunjuk Kepala Sekolah
- Punya wewenang terbatas sesuai waktu dan tujuan
- Berkoordinasi secara terbuka
- Wajib membuat proposal dan laporan pertanggungjawaban
- Membuat catatan poin evaluasi kegiatan
Kultur Sekolah
- 3S: Salam, Sapa, Senyum
- Berbusana sopan dan sesuai syariat
- Menyapa dan berjabat tangan
- Panggilan khas: "Mas/Mbak" untuk siswa dan Ustadz/Ustadzah untuk para guru, sebagai penghormatan dan kedekatan
- Kebersihan:
- Langsung ambil & buang sampah
- Merapikan yang tidak sesuai tempat
- Keamanan:
- Laporkan insiden & potensi bahaya
- Kesehatan:
- Bebas asap rokok
- Makanan sehat & bersih
Ikhtiar Jalur Langit
Sebagai bagian dari warisan rohani Al Khoir LEGACY, setiap guru dan karyawan berkomitmen menjaga tiga pilar ibadah utama sebagai bentuk ikhtiar jalur langit:
Muroja'ah Pagi (07.00 – 07.10 WIB)
- Kegiatan membaca Al-Qur'an secara rutin.
- Dijalankan di awal hari sebagai pembuka keberkahan.
- Guru menjadi contoh bahwa sebelum mengajar ilmu, hati terlebih dahulu disinari wahyu.
"Guru yang terbiasa memulai hari dengan Qur'an akan menularkan ketenangan pada kelas yang ia pandu."
Sholat Dhuha
- Guru menjadi teladan dalam menghadirkan Allah di sela-sela kesibukan duniawi.
- Dhuha bukan hanya sunnah, tapi bentuk ikhtiar istiqomah dan tawakal.
"Dari guru yang rajin dhuha, murid belajar bahwa rezeki, ilmu, dan ketenangan ada di tangan Allah."
Sholat Malam (Program PSM)
- Diadakan setiap malam dan rutin dilaporkan di grup PSM, sebagai momen evaluasi diri dan menghidupkan malam.
- Bukan formalitas, tapi latihan spiritual menuju keikhlasan dan ketajaman nurani.
- Menjadi penguat mental rohani bagi guru, agar mampu memberi bukan hanya dari pengetahuan, tapi dari kedalaman jiwa.
"Kita percaya bahwa jalan terbaik membentuk generasi beradab bukan hanya lewat buku pelajaran, tetapi lewat guru yang konsisten menempuh jalur langit. Karena doa yang khusyuk lebih tajam dari strategi, dan keteladanan lebih kuat dari seribu kata."
Al Khoir LEGACY untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan
LEGACY menjadi kompas yang menuntun setiap guru dan karyawan untuk menjadi pribadi pembelajar, berempati, bertumbuh, dan menginspirasi, sehingga kehadiran mereka menjadi warisan nyata bagi murid-muridnya.
| Nilai LEGACY | Implementasi sebagai Teladan Guru |
|---|---|
| Learn | Kami menjaga rasa ingin tahu dalam diri. Guru tetap belajar, terbuka terhadap ilmu baru, dan rendah hati untuk terus memperbaiki diri. |
| Empathy | Kami hadir dengan hati. Mendengarkan sebelum menilai, memahami sebelum menyimpulkan, dan membangun hubungan yang hangat dengan murid, rekan kerja, maupun orang tua. |
| Growth | Kami percaya anak akan bertumbuh ketika melihat gurunya juga bertumbuh. Karena itu, setiap hari selalu ada ilmu, adab, dan kebiasaan baik yang kami perbaiki. |
| Aspire | Kami menjaga harapan. Di saat anak mulai ragu pada dirinya, guru hadir untuk menguatkan, menunjukkan jalan, dan mengingatkan bahwa setiap anak memiliki masa depan yang layak diperjuangkan. |
| Connect | Kami membangun kepercayaan. Hubungan yang baik dengan murid, keluarga, dan sesama rekan kerja menjadi bagian dari pendidikan yang tidak tertulis, tetapi sangat terasa. |
| Youth | Kami menjaga semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkarya. Zaman boleh berubah, tetapi adab dan keteladanan tetap menjadi pegangan kami. |
"Warisan abadi dari Al Khoir adalah guru yang menginspirasi. Karena karakter tidak diajarkan, ia diteladankan."